Selasa, 27 Januari 2015

Kisah Seekor Anak Anjing

Ada seekor anak anjing yang mukanya slalu muram. Sprt biasa dia jalan-jalan sambil merengut. Tiba2 ia tertarik utk masuk ke rumah yg pintunya terbuka.                    Ia tidak tahu bahwa dalam rumah itu terpasang 1000 cermin. Begitu anjing tersebut masuk ke dalam rumah, betapa kagetnya ia! Ternyata ada 1000 anjing dengan ekspresi terkejut memandang ke arahnya! Aha...Karena merasa terancam, ia pun menyalak ke arah 1000 anjing tersebut, rupanya salakan tersebut dibalas dengan salakan juga oleh 1000 anjing yang tidak lain adalah pantulan dirinya sendiri di 1000 cermin.                         Karena takut, anjing kecil pun keluar dari rumah itu. Hati kecilnya berkata, "Rumah ini sungguh mengerikan!"

Tidak berapa lama, seekor anjing yang berhati riang sedang jalan-jalan di sekitar tempat itu juga, ia melihat rumah 1000 cermin yang pintunya terbuka, sambil tersenyum kecil ia pun mengendap masuk. Betapa senangnya ia, begitu masuk, ia melihat ada 1000 anjing sedang tersenyum kecil menatap dirinya! Ia pun mengibas-ngibaskan ekor dan melompat dengan riang. Rupanya, 1000 anjing di hadapannya ikut-ikutan mengibas ekor dan melompat. Dalam hatinya berkata, "Wah, menyenangkan sekali di sini."

Sebenarnya kehidupan ini adalah rumah 1000 cermin tersebut. Hidup hanya merefleksikan apa yang ada pada diri sendiri. Ketika berpikir bahwa kehidupan itu sulit, susah, mereka bersekongkol, orang jahat banyak, meraka akan menghancurkan kita.... maka realita seperti itulah yang akan ditemukan.
Berhentilah murung, cemberut, sering komplain, mengeluh dan "menyalaki" atas hal-hal di sekitar..

Sebaliknya,
Berusahalah memperbaiki mental dan sikap, berpikir positif, bersyukur dan selalu menebar kebaikan... dan rasakanlah sensasi rumah 1000 cermin yang luar biasa dahsyatnya ketika memberi senyum padanya, 1000 senyuman akan berbalik untuk kita.

Hadist Tentang Bersin dan Menguap

“Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan
membenci menguap. Karenanya apabila salah seorang dari kalian bersin lalu dia memuji Allah, maka kewajiban atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mentasymitnya (mengucapkan yarhamukallah). Adapun menguap, maka dia tidaklah datang kecuali dari setan. Karenanya hendaklah menahan menguap semampunya. Jika dia sampai mengucapkan ‘haaah’, maka setan akan menertawainya. ” ( HR. Bukhari no. 6223 dan
Muslim no. 2994 )

Udin & Pak Ustad (Menilai Orang)

Udin: tadz, ane punya kawan ahli ibadah tp ane ajak ngurus kegiatan masjid g mau..
Ust: kok?

Udin: satunya rajin ngurus masjid tp malas ibadahnya..
Ust: hmm..

Udin: nah, kedua model temen ane tu mana yg lebih baik tadz..
Ust: yg paling baik adalah ente din, jk mau menuntun mereka agar menutupi kekurangannya masing2..hehe

Udin: ane tanya serius ni tadz, yg paling pas disebut orang soleh tu yg mana?
Ust: din, kita gak disuruh agama untuk menilai orang lain, juga mmbanding-bandingkan..

Udin: kenapa tadz?
Ust: krn kita semua dalam posisi obyek penilaian Allah.. kita sedang berlomba membangun keridhaan Allah pd masing-masing kita din..

Udin: astaghfirullah, ya tadz.. tp menurut ketentuan agama, mana kedua temen ane yg lebih afdhal tadz?
Ust: keduanya positif din, tp masing2 memiliki kekurangan ..

Udin: tp kan ada yg lebih baik dari keduanya tadz, meskipun sm2 baik..
Ust: ok begini, dalam kondisi keduanya komitmen dg apa yg dilakukan, aktivis yg masih malas beribadah lbh baik din, krn malasnya hanya merugikan dirinya sendiri sedang aktivitasnya bermanfaat bg orang lain..

Udin: ttng yang rajin ibadah tadz?
Ust: rajin ibadah manfaatnya hnya untuk diri sendiri sdg malasnya berkegiatan merugikan orang lain..

Udin: apakah org lain selalu dirugikan krn kemalasan kita tadz?
Ust: sekilas gak, tp coba renungkan lbh dalam. Jk gak ada kegiatan taklim misalnya, bgmn jamaah masjid bs meningkat ilmunya, bgmn anak2 mrk bisa belajar agama, belajar alquran?

Udin: subhanallah.. betul tadz. Hnya trkadang orang berpikir, toh sdh ada orag lain yg melakukan, sy gak perlu lagi..
Ust: nah, cara pandang inilah yg merupakan virus paling berbahaya din, jika ia sudah mewabah, maka api dakwah akan padam, umat pun lumpuh..

Udin: kok bisa tadz?
Ust: kalau stiap org berpikir bgt, lalu siapa yg akan melakukan aktivitas yg bermanfaat bg umat?

Udin: sikap yg benar tadz?
Ust: dengarkan kata-kata Sayyid Qutub: jika ada seribu pejuang maka saya adl salah satunya, jika ada seratus pejuang maka saya adl salah satunya, jika ada sepuluh saja pejuang mk saya adl salah satunya, dan jika hnya satu yg berjuang maka itu adlah aku..

Udin: subhanallah... astaghfirullah...

Khutbah Nikah Pernikahan Putri Ust Tate Qomaruddin

oleh Ust Anis Matta:

Semoga dapat diambil manfaatnya untuk yang sudah menikah, maupun yang belum

Kita seringkali menganggap pernikahan itu adalah peristiwa hati. Padahal sesungguhnya pernikahan adalah peristiwa peradaban.

Ini bukan cuma tentang 2 manusia yg saling mencinta lalu mengucap akad. Tetapi bahkan ini merupakan peristiwa peradaban yg mengubah demografi manusia

Pernikahan adalah sayap kehidupan. Rumah adalah benteng jiwa. Jika di rumah kita mendapat energi memadai, di luar rumah kita akan produktif

'Sakinah' bukan cuma 'tenang'. Ia berasal dari kata 'sakan' yang artinya 'diam/tetap/stabil'. Maka ia menjadikan tenang karena stabil, bukan tenang yang melalaikan

Sakinah adalah perasaan tenang yang lahir dari kemantapan hati. Manusia menjadi tenang saat kebutuhan-kebutuhannya terpenuhi secara komprehensif

Al Quran menjelaskan: 'Kami jadikan air sebagai sumber kehidupannya'. Air  merupakan: sumber (simbol) stabilitas (psikis saat diatur volumenya dalam tubuh) dan produktifitas (kualitas semangat & kuantitas keturunan)

Hakikat pernikahan tidak bisa dipelajari dari manapun. Learning by doing. Islam mengarahkan menikah muda agar rasa penasaran itu cepat terjawab.

Agar setelah 'rasa penasaran' itu terjawab, perhatian seseorang bisa lebih banyak tercurah dari urusan biologis ke intelektualitas-spiritualitas.

Tidak perlu takut terhadap beban hidup, yang perlu dilakukan hanya mengelolanya. Sebab pelaut ulung pun lahir setelah melewati gelombang-gelombang samudera

Yang bisa membuat kita melewati gelombang itu adalah persepsi awal yang benar tentang cinta. Yaitu cinta sebagai dorongan untuk terus memberi pada yang kita cintai

Hubungan yang terbina dari sini bukan hanya hubungan emosional, tapi juga spiritual-rasional. Karna keluarga ini adalah basis sosial terkecil untuk membangun peradaban.

Jumat, 16 Januari 2015

Untuk Para Sahabat Rasul

dari twit @salimafillah (7/1/2015)

1) Apa kiranya perasaan Ash Shiddiq saat Nabiﷺ bersabda, "Andai kuambil kekasih di antara insan; pasti kujadikan Abu Bakr sebagai Khalilku"?

2) Apa kiranya perasaan 'Umar, saat dia berpamit 'umrah & Nabiﷺ bersabda padanya, "Jangan lupakan kami dalam doamu duhai saudara tersayang"?

3) Apa kiranya perasaan 'Utsman saat membekali pasukan Tabuk & Nabiﷺ bersabda, "Tiada bahayakan 'Utsman apapun yang ia lakukan setelah ini"?

4) Apa kiranya perasaan 'Ali kala Nabiﷺ bersabda, "Hanyasanya kedudukanmu di sisiku laksana Harun di sisi Musa, tapi tiada Nabi sesudahku"?

5) Apa kiranya perasaan Thalhah saat Nabiﷺ bersabda, "Siapa yang ingin melihat syahid yang masih berjalan di atas bumi, lihatlah Thalhah"?

6) Apa kiranya perasaan Az Zubair saat RasuluLlahﷺ bersabda, "Setiap Nabi memiliki Hawari, dan Hawariku adalah Zubair ibn Al 'Awwam"?

7) Apa kiranya perasaan Abu 'Ubaidah saat Nabiﷺ bersabda, "Setiap ummat memiliki Amin, dan orang kepercayaan ummat ini adalah Abu 'Ubaidah"?

8) Apa kiranya perasaan 'Abdurrahman ibn 'Auf saat dirinyalah dimaksud oleh sabda Nabiﷺ kepada Khalid ibn Al Walid, "Jangan cela sahabatku..

9) ..Demi Allah andai kalian berinfak emas seberat gunung Uhud; hal itu takkan menyamai shadaqah segenggam atau setengah genggam tepungnya."

10) Apa kiranya perasaan Sa'd ibn Abi Waqqash saat Nabiﷺ bersabda, "Panahlah duhai Sa'd, panahlah! Ayah & Bundaku sebagai tebusan bagimu"?

11) Apa kiranya perasaan Mu'adz ibn Jabal, di saat RasuluLlahﷺ bersabda padanya, "Wahai Mu'adz, demi Allah, aku benar-benar mencintaimu"?

12) Apa kiranya perasaan Ibn 'Abbas, saat Nabiﷺ merengkuh & mencium kepalanya lalu berdoa, "Ya Allah faqihkan dia & ajarkan tafsir padanya"?

13) Apa kiranya perasaan Ubay ibn Ka'b, saat Nabiﷺ berkata padanya, "Allah memerintahkanku tuk membacakan Surat Al Bayyinah ini kepadamu"..

14) ..hingga dengan wajah berseri-seri dia bertanya, "Ya RasulaLlah; benarkah Allah menyebut namaku kepadamu?" & Nabiﷺ menjawab, "Benar!"?

15) Apa kiranya perasaan Abu Musa Al Asy'ari, di saat Nabiﷺ bersabda, "Esok datanglah menjumpaiku, aku ingin mendengarkan bacaan Quran-mu"?

16) Apa kiranya perasaan 'Aisyah, saat Nabiﷺ menyebut namanya tanpa ragu di urutan pertama, kala ditanya 'Amr siapakan yang paling dicintai?

17) Apa kiranya perasaan Ibn Mas'ud, kala betis kecilnya ditertawakan; maka Nabiﷺ bersabda, "Betis itu di sisi Allah lebih berat dari Uhud"?

18) Apa kiranya perasaan 'Ukasyah, saat disebut 70.000 orang masuk ke surga tanpa hisab & Nabiﷺ berkata, "Engkau termasuk di antara mereka"?

19) Apa kiranya perasaan Bilal ibn Rabah, saat Nabiﷺ bersabda, "Ceritakan padaku hai Bilal, 'amal apakah yang paling kau jaga dalam Islam..

20) ..sebab sungguh aku mendengar bunyi terompahmu di surga?", lalu dia menjawab tersipu, "Menjaga wudhu' & dua raka'at syukur atas wudhu'"?

21) Apa kiranya perasaan orang-orang Anshar, di kala Nabiﷺ bersabda, "Jika manusia memilih jalan melalui sebuah lembah, sedang kaum Anshar..

22) ..mengambil suatu celah, niscaya aku turut serta di celah yang dilalui para Anshar. Ya Allah rahmatilah Anshar & anak-cucu kaum Anshar"?

23) Apa kiranya perasaan para sahabat semuanya, yang mereka berjumpa Nabiﷺ pada petang & pagi, berjalan mengiringi, beroleh senyum & doanya?

24) Yang lebih penting & jelita dari itu semua; bagaimana dengan kita? Apa kiranya perasaan kita saat kelak bertemu Nabiﷺ & para sahabatnya?

25) Adakah Nabiﷺ kan bersabda, "Kaliankah orangnya, yang telah membuatku menangis karena rindu, yang telah membuat para sahabatku cemburu"?

26) "Kaliankah orangnya; yang beriman kepada apa yang kubawa meski kita tak berjumpa; yang mengucap shalawat atas namaku meski tak bertemu?"

27) Ini kami Ya RasulaLlah; yang rindu tapi malu, membaca shalawat dengan lidah kelu; adakah kami layak jadi ummatmu, & beroleh syafaa'atmu?

28) Ya Allah, limpahkan shalawat pada Muhammadﷺ, sampaikan salam kami padanya. Pula ridhaMu atas semua sahabat; jadikan kami bersama mereka.

Qaulan Sadiidaa untuk Anak Kita

Oleh: Salim A. Fillah

Remaja. Pernah saya menelusur, adakah kata itu dalam peristilahan agama kita?

Ternyata jawabnya tidak. Kita selama ini menggunakan istilah ‘remaja’ untuk menandai suatu masa dalam perkembangan manusia. Di sana terjadi guncangan, pencarian jatidiri, dan peralihan dari kanak-kanak menjadi dewasa. Terhadap masa-masa itu, orang memberi permakluman atas berbagai perilaku sang remaja. Kata kita, “Wajar lah masih remaja!”

Jika tak berkait dengan taklif agama, mungkin permakluman itu tak jadi perkara. Masalahnya, bukankah ‘aqil dan baligh menandai batas sempurna antara seorang anak yang belum ditulis ‘amal dosanya dengan orang dewasa yang punya tanggungjawab terhadap perintah dan larangan, juga wajib, mubah, dan haram? Batas itu tidak memberi waktu peralihan, apalagi berlama-lama dengan manisnya istilah remaja. Begitu penanda baligh muncul, maka dia bertanggungjawab penuh atas segala perbuatannya; ‘amal shalihnya berpahala, ‘amal salahnya berdosa.

Isma’il ‘alaihissalaam, adalah sebuah gambaran bagi kita tentang sosok generasi pelanjut yang berbakti, shalih, taat kepada Allah dan memenuhi tanggungjawab penuh sebagai seorang yang dewasa sejak balighnya. Masa remaja dalam artian terguncang, mencoba itu-ini mencari jati diri, dan masa peralihan yang perlu banyak permakluman tak pernah dialaminya. Ia teguh, kokoh, dan terbentuk karakternya sejak mula. Mengapa? Agaknya Allah telah bukakan rahasia itu dalam firmanNya:

Dan hendaklah takut orang-orang yang meninggalkan teturunan di belakang mereka dalam keadaan lemah yang senantiasa mereka khawatiri. Maka dari itu hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengatakan perkataan yang lurus benar. (QSnAn Nisaa’ 9)

Ya. Salah satu pinta yang sering diulang Ibrahim dalam doa-doanya adalah mohon agar diberi lisan yang shidiq. Dan lisan shidiq itulah yang agaknya ia pergunakan juga untuk membesarkan putera-puteranya sehingga mereka menjadi anak-anak yang tangguh, kokoh jiwanya, mulia wataknya, dan mampu melakukan hal-hal besar bagi ummat dan agama.

Nah, mari sejenak kita renungkan tiap kata yang keluar dari lisan dan didengar oleh anak-anak kita. Sudahkah ia memenuhi syarat sebagai qaulan sadiidaa, kata-kata yang lurus benar, sebagaimana diamanatkan oleh ayat kesembilan Surat An Nisaa’? Ataukah selama ini dalam membesarkan mereka kita hanya berprinsip “asal tidak menangis”. Padahal baik agama, ilmu jiwa, juga ilmu perilaku menegaskan bahwa menangis itu penting.

Kali ini, izinkan saya secara acak memungut contoh misal pola asuh yang perlu kita tataulang redaksionalnya. Misalnya ketika anak tak mau ditinggal pergi ayah atau ibunya, padahal si orangtua harus menghadiri acara yang tidak memungkinkan untuk mengajak sang putera. Jika kitalah sang orangtua, apa yang kita lakukan untuk membuat rencana keberangkatan kita berhasil tanpa menyakiti dan mengecewakan buah hati kita?

Saya melihat, kebanyakan kita terjebak prinsip “asal tidak menangis” tadi dalam hal ini. Kita menyangka tidak menangis berarti buah hati kita “tidak apa-apa”, “tidak keberatan”, dan “nanti juga lupa.” Betulkah demikian? Agar anak tak menangis saat ditinggal pergi, biasanya anak diselimur, dilenabuaikan oleh pembantu, nenek, atau bibinya dengan diajak melihat –umpamanya- ayam, “Yuk, kita lihat ayam yuk.. Tu ayamnya lagi mau makan tu!” Ya, anak pun tertarik, ikut menonton sang ayam. Lalu diam-diam kita pergi meninggalkannya.

Si kecil memang tidak menangis. Dia diam dan seolah suka-suka saja. Tapi di dalam jiwanya, ia telah menyimpan sebuah pelajaran, “Ooh.. Aku ditipu. Dikhianati. Aku ingin ikut Ibu tapi malah disuruh lihat ayam, agar bisa ditinggal pergi diam-diam. Kalau begitu, menipu dan mengkhianati itu tidak apa-apa. Nanti kalau sudah besar aku yang akan melakukannya!”

Betapa, meskipun dia menangis, alangkah lebih baiknya kita berpamitan baik-baik padanya. Kita bisa mencium keningnya penuh kasih, mendoakan keberkahan di telinganya, dan berjanji akan segera pulang setelah urusan selesai insyaallah. Meski menangis, anak kita akan belajar bahwa kita ...

Senin, 05 Januari 2015

Renungan Maulid

@anismatta: Bismillah, Di malam yg sejuk ini, marilah kita bershalawat utk Rasulullah SAW..Ya Allah muliakanlah oleh-Mu Muhammad & keluarganya ‪#‎maulid‬

@anismatta: Shalawat kita sampaikan utk memperingati kelahiran dan mendoakan Nabi Muhammad SAW..Nabi akhir zaman, pembawa kebenaran Al Qur'an.. #maulid

@anismatta: Tanggal 2 Januari adalah hari yg unik & penuh pelajaran.. Pertama, krn bertepatan dgn maulid Nabi Muhammad SAW.. #maulid

@anismatta: Kedua, karena pada hari itu adlh tanggal jatuhnya Andalus di jazirah Spanyol, lepas dari kekuasaan Islam.. #maulid

@anismatta: Makna kelahiran Nabi adlh spirit perubahan & perbaikan akhlaq. Dlm perjalanan hidup Rasulullah, ada byk momen perubahan, bahkan ‪#‎revolusi‬

@anismatta: Sejak hati Nabi dibersihkan olh malaikat, datangnya wahyu Iqra', hijrah ke Yastrib, hingga kejayaan Islam; semua mengandung pesan perubahan.

@anismatta: Perubahan pertama, adlh membersihkn hati & mawas diri, menghilangkn semua prasangka buruk. #revolusi hnya bisa dimulai dari hati yg bersih..

@anismatta: Terangnya hati (nurani) adalah modal kita menerima kebenaran wahyu Allah.. #maulid

@anismatta: Sementara hati yg gelap (zulmani) menghalangi kita dari semua wahyu dan kebaikan dari Allah SWT.. #maulid

@anismatta: Wahyu "Bacalah" yg diikuti dengan "Hai Orang Berselimut" adalah pesan untuk memahami dan bertindak mengubah keadaan.. #maulid

@anismatta: Tidak membiarkan diri dalam kegelapan, tidak juga berpangku tangan.. #maulid

@anismatta: Wahyu "Bacalah" yang dilanjutkan dgn "Wahai Orang Berselimut" adalah ajakan revolusi pertama. Pesan utamanya : jangan takut! #maulid

@anismatta: Simbol perubahan dalam sirah nabawiyah adalah hijrah dari Makkah ke Yasthrib.. #maulid

@anismatta: Tindakan yg pada mulanya bersifat taktis, menghindari teror kafir Quraisy, berubah menjadi tonggak peradaban luar bisa.. #maulid

@anismatta: Yg dibawa Rasulullah bukan semata ajarah kesalehan individual, tapi cetak biru revolusi damai membangun peradaban yg memuliakan manusia..

@anismatta: Rasulullah mentransformasi kesalehan pribadi yg tunggal orang per orang, menjadi peradaban hingga mencapai 2 miliar umat Islam sekarang..

@anismatta: Jika dihitung matematis, hanya dalam waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari sejak diangkat, Rasulullah SAW membangun peradaban.. #maulid

@anismatta: Blm prnah ada perubahn sosial, bahkan #revolusi yg lebih cepat & luas dari penyebaran Islam sprti yg dilakukan olh Nabi Muhammad SAW.#maulid

@anismatta: #revolusi Islam oleh Rasulullah SAW bisa diibaratkan gerakan shalat: diawali takbiratul ihram, diakhiri dgn salam ke kiri ke kanan..#maulid

@anismatta: Inti ajaran Islam adalah hablumminallah dan hablumminannas yg seimbang.. Dan itu dimulai dgn #revolusi kesadaran, berupa tauhid..#maulid

@anismatta: Karena itu, memperingati Maulid Nabi SAW selalu relevan sampai kapan pun..#maulid

@anismatta: Pada saat yg sama kita belajar dari kejatuhan Andalus.. Seperti sisi antagonis dari koin yg sama..#maulid

@anismatta: Andalus adlh wilayah kekhalifahan Umayyah di semenanjung Iberia.. Klo skrg mencakup sebagian Spanyol, Portugal hingga ke Perancis selatan..

@anismatta: Andalus sempat menjd ibukota sains dan teknologi (khususnya kedokteran) dunia. Cendekiawan besar tinggal dan berkarya di daerah itu. #maulid

@anismatta: Imuwan dan filsuf seperti Abul Qasim, Ibnu Rusyd atau Ibnu Sina berpengaruh besar thd kehidupan intelektual Eropa zaman pertengahan..#maulid

@anismatta: Muslim dan non-Muslim datang dari luar negeri untuk belajar di berbagai perpustakaan dan universitas terkenal.. #maulid

@anismatta: Konflik elite politik, khususnya jatuhnya Umayyah oleh Abbasiyah, melemahkan sendi2 politik Andalus.. #maulid

@anismatta: Konflik ini pula yg membuat serangan dari luar sedikit demi sedikit menggerus wilayah Andalus.. #maulid

@anismatta: Andalus bertahan 800 thn sebelum masalah internal dan serangan musuh melenyapkan tatanan peradaban Islam itu.
#maulid

@anismatta: Kini kita masih bisa melihat warisan fisiknya di Spanyol, sekitar Sevilla, Granada, smp Lisboa di Portugal.. #maulid

@anismatta: Beruntung kita dapat merenungkan makna dua peristiwa penting itu pada hari yg sama tahun ini.. #maulid

@anismatta: Dari Maulid Nabi SAW kita belajar ttg perubahan dan perbaikan akhlaq pada berbagai tonggak waktu kehidupan.. #maulid

@anismatta: Perjalanan Rasulullah SAW adlh kisah transformasi kesalehan individu menjdi tatanan peradaban; dr 1 orang smp 2 miliar manusia.. #

@anismatta: Andalus adalah kisah ttg kejayaan peradaban Islam yg terpaksa kalah oleh konflik politik.. #maulid

@anismatta: Andalus adalah monumen kecendekiawanan Muslim yg harus terus kita hidupkan..#maulid

@anismatta: Membaca sejarah Andalus hari ini bisa menerbitkan ketakutan, tapi di situ juga kita membaca harapan. Bhw kebangkitan Islam adlh keniscayaan.

@anismatta: Kala filsafat, sains & teknologi melebur dlm khazanan pemikiran & peradaban Islam, maka kt akan menyuarakn keadilan & kebenaran dgn lantang.

@anismatta: Islam pernah meletakkan pijakan peradaban yg amat kokoh di Eropa kala itu.. #maulid

@anismatta: Bukan tidak mungkin di suatu persimpangan sejarah nanti Islam dan Barat akan bertemu kembali.. #maulid

@anismatta: "Barat" bukan berarti negara atau kepentingan geopolitik tertentu, tapi tradisi berpikir kefilsafatan yg rasional & sistematis..#maulid

@anismatta: Kewajiban umat Islam, khususnya para alim ulama & pemikirnya, utk mendorong keterbukaan dialog2 yg cerdas..#maulid

@anismatta: dengan menghadirkan Islam ke tengah2 kehidupan kita dlm bahasa peradaban yg santun.. #maulid

@anismatta: Darah sudah terlalu banyak mengalir karena kebencian.. Sdh saatnya kita mengakhirinya.. # maulid

@anismatta: Kita mulai lembaran dialog baru yg dilandasi oleh cinta dan kebebasan.. #maulid

@anismatta: Sudah waktunya Islam dgn kebenarannya dpt menjadi solusi bagi masalah2 bersama yg sedang dihadapi umat manusia.. #maulid

@anismatta: Islam pernah menyumbang peradaban dunia, lewat pintu Andalus atau Utsmaniyah.. Kini Islam akan tetap menyumbang utk dunia..#maulid

@anismatta: Mari terus belajar dr peristiwa2 sejarah penting utk menatap masa depan.. Islam di Indonesia akn menjd salah satu pilar peradaban Muslim..

@anismatta: Mari kita tetap terus berdoa agar Allah SWT selalu memberkahi Indonesia.. #maulid

@anismatta: Kobarkan Semangat Indonesia..!!!

https://twitter.com/anismatta/status/551439686388826112